STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI

Wrokshop Strategi dan Pendampingan Akreditasi yang dilaksanakan oleh Kopertais Wilayah XIII Jambi (21-24 Maret 2018) di Hotel V Kota Jambi. Narasumber Prof. Dr. KH. Akhmad Mujahidin, M.A. (Delegasi peserta dari STAI Ma’arif Jambi: Wakil Ketua I Bidang Akademik Drs. Ali Musa Lubis, M.Ag, Ketua LPMA Dr. Sumarto dan Sekretaris Prodi PIAUD Indrawati, M.Pd.I).
Dalam uraian bimbingan dari Prof. Dr. KH. Mujahidin ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam pencapaian peningkatan nilai akreditasi dengan startegi yang tepat dan mutu meningkat yatitu:
1. Dengan kerja keras dan kerja cerdas
2. Paradigma sukses yang harus dilakukan; berpikir logis, dinamis, sitematis, futuristik dan percaya diri
3. Pemenuhan setiap dokumen dengan “tulisan” dokumen ada dan sangat baik.
4. Kepemimpinan operasional (adanya SK), Kepemimpinan Organisasi (pemimpin yang mampu menggerakkan,
bukan pemimpin yang berdiam diri, pemimpin yang mampu menjalin kerja sama dengan bukti MoU) dan Kepemimpinan
Publik (memiliki peran besar di masyarakat seperti menjadi Ketua Organisasi Profesi).
5. Perumusan Visi, (Misi, Tujuan, Strategi dan Sasaran= Sama Jumlah dan Sinkron) dengan mengadakan kegiatan Workshop
(adanya TOR; Dasar Pemikiran, maksud dan tujuan kegiatan, pihak yang terlibat yaitu internal
(civitas akademika) dan eksternal
(Pakar/Narasumber), Pendanaan, Undangan, Absensi, Makalah narasumber dan foto kegiatan).
6. Efektifitas pemahaman visi dan misi kepada seluruh civitas akademika: pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa
dengan dilakukannya survey kepahaman visi dan misi (tampilan data).
7. Sasaran pencapaian; adanya RIP (Rencana Induk Pengembangan bisa 10 – 50 Tahun), Renstra (Rencana Strategis 5
Tahun) dan Renop (Rencana Operasional 1 Tahun). (ada dokumen).
8. Visi harus realistis, target pencapaian (ada waktunya) dan pencapaian area dalam visi apakah nasional atau
internasional.
9. Sosialisasi PMB dengan hard dan soft (melalui website dan media sosial online). (ada bukti dokumen).
“Pentingnya Link-Net untuk setiap Dokumen.”
10. Kelengkapan sarana prasarana dengan memenuhi: harus ada bendanya, daftar inventaris (dibuat setiap ruangan
dicantumkan kondisinya dan penanggung jawab inventaris), Nilai aset (buat labeling), manfaatnya.
11. Pentingnya ada “zona akreditasi” dalam perguruan tinggi.
12. “Setiak Kegiatan harus ada Informasi Terdokumentasi yang Terpublikasi secara berkelanjutan”
13. Peningkatan mutu harus berkelanjutan.
14. Team yang baik untuk penyusunan borang akreditasi, seperti keluarga.
15. Adanya pendampingan dengan Assesor sebelum pengajuan borang akreditasi.

Masih banyak bebrapa strategi yang dilakukan untuk pencapian nilai akreditasi yang lebih baik (harapannya bila re-akreditasi C bisa B, B bisa A) atau ketika pengajuan borang akreditasi sudah memiliki kesipan yang baik dan strategi yang tepat bisa langsung mendapat A dengan kerja sama team, mutu yang berkelanjutan, pendampingan oleh Assesor dan startegi yang tepat tentu nilai akreditasi meningkat. (Dr. Sumarto)

Materi Narasumber:

IJITHAD KOPETAIS 13 JAMBI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *