Hikmah Pagi: Hari-Hari Terlewatkan Penuh Dengan Segudang Pelajaran

Hikmah Pagi: Hari-Hari Terlewatkan Penuh Dengan Segudang Pelajaran

Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan tahun berganti tahun dengan cepat berlalu usia tak terasa semakin berkurang, bekalpun masih sangat minim namun kematian sudah menanti. Bagaimana cara memulai untuk memperbaiki? Jawabannya adalah memulainya dengan cara memperbaiki dari shalat kita.

Para ulama mengatakan, “Ingatlah kedudukan kamu dihati makhluk Allah tergantung kedudukanmu disisi Allah, dan kedudukan kamu disisi Allah tergantung bagaimana engkau menempatkan Allah dalam hatimu”.

Imam al-Ghazali mengatakan, jika pada suatu hari engkau merasa lebih baik dari pada yang lain maka ingatlah,
1. Jika engkau berjumpa dengan orang yang lebih tua, katakan kepada dirimu: ketaatanku seumur biji jagung, sedangkan beliau ketaatannya lebih banyak dibandingkan saya karena usianya yang tak muda lagi.
2. Jika engkau berjumpa dengan anak muda, katakan kepada dirimu: dosanya lebih sedikit, dibandingkan dosa saya yang menggurita.
3. Jika engkau berjumpa dengan yang lebih ‘alim, katakan kepada dirimu: beliau lebih baik dari pada saya tentang banyak hal.
4. Jika engkau berjumpa dengan orang bodoh, katakan kepada dirimu: beliau lebih baik dari saya, karena bodoh lebih baik dari pada berilmu tapi tidak diamalkan, dan ilmu adalah hujjah bagi orang ‘alim di hari kiamat.
5. Jika engkau menjumpai orang yang berbuat dosa, katakan kepada dirimu: semoga Allah menutup usia beliau dengan cara yang paling baik, sebagaimana saya mengharapkan kebaikan diakhir hidup ini. (Lihat: ‘Indama Yahlu al-Masak, Hal: 294-295).

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dan menjaga kita dari hal-hal yang tidak baik, sehingga kita diberikan husnul khatimah diakhir hayat kita Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *