Begitu Indah Akhlaq Rasulullah Tidak Pernah Mencela Tapi Mendo’akan

Hikmah Pagi: Begitu Indah Akhlaq Rasulullah Tidak Pernah Mencela Tapi Mendo’akan

Ramadlan adalah bulan untuk berlomba-lomba meningkatkan aktifitas positif bukan untuk saling mencari kesalahan atau menghina, memang sedih melihat -Hastaq-Hastaq- dengan ujaran kebencian yang masih berlangsung dibulan ramadlan ini, hanya bisa mendo’akan : semoga Allah menutup aib kita.

Rasulullah tatkala dihina atau dicaci maki orang-orang musyrikan, Abu Hurairah mengatakan, dikatakan kepada Rasulullah untuk berdo’a kepada Allah, nabi menjawab:

إِنِّى لَمْ أُبْعَثْ لَعَّانًا وَإِنَّمَا بُعِثْتُ رَحْمَةً

Sungguh saya tidak diutus sebagai orang yang suka melaknat akan tetapi saya diutus sebagai pembawa rahmat (penebar kasih sayang). (H.R. Imam Muslim dalam shohihnya, Jilid: 8/24).

Kecintaan Allah akan diberikan kepada orang yang mampu menahan emosi tak kala ia dimarahi dan mampu untuk berkasih sayang. (H.R. Ibn Asaakir dalam Kanzul A’mmal Fi Sunanil Af’al Wal Aqwal, Jilid: 3/131).

Diriwayatkan Suatu ketika seseorang menghina atau membully ‘Amr Ibn Ubaid yang sangat melampaui batas, kemudian beliau mampu bersabar sampai orang yang menghina dan membully bosan dan berhenti. Rasulullah bersabda: kamu mendapatkan pahala dari Allah dari apa yang disampaikan kepadamu tantang kebenaranmu, dan Allah mengampuni dosa-dosamu ketika disampaikan kepadamu tentang keburukanmu.

Maka disampaikan ada tiga hal yang tidak diketahui kecuali dengan tiga hal: (1) Tidaklah seseorang diketahui merupakan seorang dermawan atau tidak! Kecuali ia berada diwaktu susah, (2) Seseorang tidak diketahui apakah ia pemberani apa tidak! Kecuali saat peperangan, (3) dan Seseorang tidak diketahui dia seorang penyayang atau tidak! Kecuali saat marah.

Semoga Allah menjadikan hati kita selalu lembut dan senantiasa mendo’akan saudara kita dalam kebaikan Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *